Penghematan Energy 2008-2011: Bagaimana Caranya? –>Teleworking dan Biofuel Rakyat

Menarik sekali ucapan Wapres Jusuf Kalla tentang krisis Energy Dunia, bahwa Indonesia berada pada posisi ditengah, yaitu sebagai produser Energi dan sekaligus juga sebagai Konsumer Energi. Indonesia adalah Exportir terbesar Dunia bahan bakar Gas (LNG). Namun kita saat ini menjadi Net-Importer BBM, sebab produksi BBM kita lebih sedikit dari konsumi BBM Nasional. Kalau saja kita bisa mengurangi kebutuhan BBM melalui berbagai upaya penghematan konsumsi BBM atau mengalihkan ke sumber Bahan Bakar Gas (BBG), maka Indonesia malah akan diuntungkan dengan naiknya harga BBM di Luar Negeri, sebab kita menjadi Net-Exporter BBM.

Namun bagaimanakah cara kita melakukan penghematan BBM ini? Kalau cara yang sedang diwacanakan oleh Pemerintah dengan melakukan penghematan BBM (Listrik) melalui pemadaman listrik di berbagai wilayah Indonesia secara reguler, maka akan berdampak kepada penurunan Produktivitas Nasional, Rencana ini didukung oleh HIPMI seperti diucapkan oleh calon Ketua Umumnya, sdr. Erwin Aksa pada acara Dialog Ketahanan Energi dan Pangan di Palembang.

Kami sarankan agar Kantor2 atau Perusahaan yang mengalami jadwal pemadaman listrik pada hari-hari tertentu tetap bisa produktif, maka agar diterapkan Kerja Jarak Jauh atau Teleworking bagai para karyawannya yang memungkinkan, yaitu menggunakan PC atau Laptop dirumah masing-masing bagi yang memilikinya, dan bagi yang belum memilikinya makan para karyawan itu dapat menggunakan PC di Warnet-warnet atau Cybercafe yabg sudah banyak tersebar di berbagai wilayah Indonesia.

Sudah pasti hal ini akan memerlukan perubahan budaya kerja masyarakat, dari yang bekerja masuk kantor tiap hari, menjadi bekerja jarak jauh dari rumah atau warnet/cybercafe. Hanya pada hari-hari tertentu mereka kembali bekerja normal di Kantor. Seperti disampakan oleh Bapak Wapres Jusuf Kalla, dicelah-celah krisis, selalu ada hikmahnya, yaitu masyarakat Indonesia bisa makin produktif dan effisien melalui penerapan budaya kerja Teleworking. Selain menghemat pemakainan BBM, jalan-jalan di kota-kota besar akan menjadi sepi dan lengang, sehinga masyarakat tidak kehilangan waktu karena macetnya jalan-jalan seperti pada era sebelumnya.

Cara lainnya untuk menghemat BBM adalah dengan cara memproduksi Biofuel oleh kelompok-kelompok masyarakat Indonesia, sebab teknologi ini sudah diterapkan di Indonesia oleh beberapa orang, termasuk oleh salah seorang Anggota MASTEL, yaitu Bapak Darmoni Badri di Purwokerto, Jaaw Tengah. Dengan sedikit penelitian tambahan, perangkat Produksi Biofuel dapat dibuat di Indonesia secara massal dan murah. Contohnya bisa dilihat di URL:

Biofuel Rakyat

Cara lainnya untuk menghemat BBM adalah dengan menggunakan “Brown Energy”, yaitu mencampur bensin atau solar dengan H-H-O hasil elektrolisis campuran air dan KOH (Kaolin) atau Soda Kue. Namun  kami sarankan agar BPPT atau Lembaga Riset lainnya melakukan Standardisasi campuran air dan KOH atau Soda Kue agar tidak terjadi ledakan atau kerusakan mesin mobil atau GenSet yang menggunakan teknologi ini. Brown Energy ini ditemukan oleh Mr. Yull Brown dari Australia dan di Indonesia telah dibuktikan penggunaannya oleh  sdr. Pumpida Hidayatullah dan sdr. Futung Mustari. Silahkan dipelajari URL dibawah ini:

Brown Energy

Silahkan ditanggapi dan dilaksanakan untuk secepatnya melepaskan Indonesia dari Krisis Energi/BBM.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s