PT MORATEL membangun Kabel Serat Optik laut dan darat Batam-Dumai-Malaka

Tanpa ribut-ribut PT MORATEL segera menyelesaikan pembangunan Kabel
Serat Optik laut dan darat
yang menghubungkan Batam-Dumai dan Dumai-
Malaka
sepanjang 380 km seharga sekitar US$40 juta. Pembangunan ini
memakan waktu 30-hari mulai tanggal 4 Juli 2009. Teknologi multiplex
yang dipakai adalah DWDM. Moratel memiliki hak labuh di Malaysia.

Pada tahun 2008 Moratel juga telah membangun kabel Serat Optik
sepanjang 2.600 km di Pulau Jawa dan Sumatra,  dan SKKL SO Batam-
Singapura
, dengan kapasitas 80 Gbps.

Dengan tergelarnya kabel-kabel serat optik itu, maka akan menjadi
alternatif hubungan telekomunikasi Indonesia-Singapore-Malaysia yang
sangat kompetitif.
Rincian beritanya ada dibawah.

— Berita Lengkap tentang Kabel Serat Optik Batam-Dumai-Malaka—

Moratel investasi kabel laut US$40 juta

JAKARTA: PT Mora Telematika Indonesia (Moratel) menanamkan modal
sedikitnya US$40 juta untuk proyek kabel laut optik yang akan
menghubungkan Malaka, Batam, Dumai, dan Jakarta.

Robertus Suratno, Direktur Pengembangan Bisnis PT Mora Telematika
Indonesia, menuturkan proyek tersebut merupakan proyek pertama yang
mengandalkan keahlian dari sumber daya manusia lokal. “Ini pertama
kalinya, kami bekerja sama dengan kontraktor nasional dari mulai deasin
hingga pengerjaan,” ujarnya kepada Bisnis kemarin.

Menurut Suratno, Moratel mengalokasikan total modal antara US$40 juta
dan US$50 juta untuk proyek yang ditargetkan terlaksana dalam 30 hari
mulai 4 Juli 2009 hingga Agustus 2009 itu. Penggelaran itu akan menjadi
bagian dari ring yang sudah direncanakan Moratel sebelumnya. Proyek
kabel 380 km tersebut akan menghubungkan kabel optik laut dan darat
(inland) di rentang Batam-Dumai dan Dumai-Malaka. Proyek itu juga
mencakup pembangunan jaringan transmisi optik Dense Wavelength Division
Multiplexing (DWDM) Dumai ke Jakarta meliputi Dumai-Palembang-Lampung-
Kalianda-Anyer dan Jakarta.

Pada 2008, Moratel telah membangun jaringan tulang punggung
berteknologi DWDM berkapasitas awal 80 Gbps (gigabit per second) dengan
panjang 2.600 km di Pulau Jawa dan kabel laut Batam-Singapura. Moratel
menggandeng kontraktor PT Ketrosden Triasmitra. Sementara itu untuk
kabel optik, perusahaan itu mendatangkan kabel laut dari Jerman melalui
Norddeutsche Seekabelwerke (NSW) dan kabel darat dari Communication
Cable System Indonesia.

Dengan izin hak labuh (landing right) di Malaysia melalui Telekom
Malaysia, jaringan sistem komunikasi kabel laut Moratel itu akan
menjadi gerbang alternatif dari yang selama ini hanya dikendalikan
sirkit di Singapura dan Malaysia. “Kami menyediakan bandwidth besar dan
terjangkau di mana yang biasanya harganya mencapai puluhan juta rupiah
menjadi jutaan rupiah. Sumatra akan menjadi pasar kedua terbesar untuk
data sehingga para penyelenggara jasa Internet bisa menggunakan
bandwidth kami lebih besar lagi,” tuturnya.

Moratel memperkirakan jaringan kabel laut akan mendukung kebutuhan
komunikasi antara 4 juta dan 6 juta warga negara Indonesia yang mencari
nafkah di Indonesia.

Sejauh ini jaringan telekomunikasi Sumatra-Jawa dinilai masih sangat
mahal dan kerap mengalami gangguan dengan alternatif ini diharapkan
saluran komunikasi menjadi murah di samping mempertimbangkan Kepulauan
Riau sebagai kawasan zona bebas perdagangan untuk mendukung pertumbuhan
ekonomi dan bisnis.

Sumber : Bisnis Indonesia, 3 Juli 2009 Oleh Roni Yunianto

About these ads

One response to “PT MORATEL membangun Kabel Serat Optik laut dan darat Batam-Dumai-Malaka

  1. Saya bekerja di FIRST media”’bagian mentenan””’jaringan.,.,.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s