<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Kode Etik Bisnis</title>
	<atom:link href="http://mastel.wordpress.com/2008/02/02/kode-etik-bisnis/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://mastel.wordpress.com/2008/02/02/kode-etik-bisnis/</link>
	<description>Discussion Forum of the Indonesian Infocom Society - Forum Diskusi Masyarakat Telematika Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Sat, 17 Oct 2009 04:42:03 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>By: Avanti Fontana</title>
		<link>http://mastel.wordpress.com/2008/02/02/kode-etik-bisnis/#comment-67</link>
		<dc:creator>Avanti Fontana</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 08 Feb 2008 13:19:43 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://mastel.wordpress.com/?p=76#comment-67</guid>
		<description>Mengutip salah satu artikel blog di atas,

&quot;Dengan adanya krisis supply Kedele beberapa minggu terakhir ini, yang mengakibatkan naikknya harga jual Kedele di Indonesia, maka KPPU saat ini sedang melakukan penyelidikan apakah ada/tidaknya kartel dalam bisnis per-kedele-an ini.&quot; 

saya teringat salah satu tayangan TV Januari 2008 lalu--bahwa kenaikan harga jual kedelai  disikapi dengan pembakaran hasil panen kedelai oleh beberapa petani di Demak. Di tengah kelangkaan kedelai, harga jual kedelai naik, panen kedelai dibakar... yang menambah kelangkaan, (hukum ekonomi mengatakan di tengah kelangkaan, tanpa intervensi/variabel lain &quot;given&quot;), harga naik...

Di tengah diskusi kode etik bisnis dan perilaku bisnis dewasa ini, saya teringat isi buku The Speed of Trust (oleh Stephen MR Covey, 2006, Free Press): bahwa trust atau kepercayaan dibangun dari dua hal utama yaitu KARAKTER dan KOMPETENSI. Menarik bagi saya untuk bertanya: bagaimana karakter dan kompetensi bisnis kita.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Mengutip salah satu artikel blog di atas,</p>
<p>&#8220;Dengan adanya krisis supply Kedele beberapa minggu terakhir ini, yang mengakibatkan naikknya harga jual Kedele di Indonesia, maka KPPU saat ini sedang melakukan penyelidikan apakah ada/tidaknya kartel dalam bisnis per-kedele-an ini.&#8221; </p>
<p>saya teringat salah satu tayangan TV Januari 2008 lalu&#8211;bahwa kenaikan harga jual kedelai  disikapi dengan pembakaran hasil panen kedelai oleh beberapa petani di Demak. Di tengah kelangkaan kedelai, harga jual kedelai naik, panen kedelai dibakar&#8230; yang menambah kelangkaan, (hukum ekonomi mengatakan di tengah kelangkaan, tanpa intervensi/variabel lain &#8220;given&#8221;), harga naik&#8230;</p>
<p>Di tengah diskusi kode etik bisnis dan perilaku bisnis dewasa ini, saya teringat isi buku The Speed of Trust (oleh Stephen MR Covey, 2006, Free Press): bahwa trust atau kepercayaan dibangun dari dua hal utama yaitu KARAKTER dan KOMPETENSI. Menarik bagi saya untuk bertanya: bagaimana karakter dan kompetensi bisnis kita.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
